BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 45 lembaga telah dilibatkan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dalam pengutamaan bahasa negara di Provinsi Kalteng sejak tahun.
"Sejak tahun 2021, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melakukan upaya pembinaan terhadap 45 lembaga pemerintah, sekolah, dan swasta dalam pengutamaan bahasa negara di Provinsi Kalimantan Tengah," kata Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis pada Kamis, 23 November 2023.
Hal ini disampaikan Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis saat penutupan Festival Tunas Bahasa Ibu atau FTBI tingkat Provinsi Kalteng pada Kamis, 23 November 2023.
"Empat puluh lima lembaga ini telah dilibatkan dalam kegiatan yang terdiri atas beberapa tahapan itu," terang Muis.
Pada tahun 2023 ini, lanjutnya, kegiatan dimulai dengan penentuan empat puluh lima lembaga yang akan dibina.
--page
"Sebanyak 45 lembaga ini terdiri atas 15 lembaga pemerintah, 20 lembaga sekolah, dan 10 lembaga swasta yang telah mengikuti pembinaan pada tahun sebelumnya," jelasnya lagi.
Kemudian, lembaga-lembaga itu mengikuti tahapan audiensi sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kebahasaan di lembaga tersebut.
"Tahapan pembinaan menjadi satu di antara tahapan penting yang dilakukan secara berkelanjutan. Hal itu dilakukan agar lembaga memiliki kesamaan persepsi dan pemahaman tentang peran dan fungsi bahasa Indonesia," tegasnya lagi. (TESTI PRISCILLA/j)









