BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Andjar Hari Purnomo memastikan Kota setempat hingga saat ini tidak dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD).
“Meski angka kasus DBD dalam beberapa hari terakhir cenderung mengalami peningkatan, namun Palangka Raya tidak dalam status KLB,” katanya, Jumat, 24 November 2023.
Kesimpulan itu didasari dengan hasil analisa data secara mingguan, dikaitkan dengan definisi KLB yaitu peningkatan kasus dua kali lipat dalam tiga kurun waktu berturut-turut.
"Karenanya, mengacu ketentuan tersebut Palangka Raya belum masuk kategori KLB," jelasnya.
Sementara itu dijelaskan, perubahan cuaca dari musim panas ke musim hujan telah memicu meningkatnya kasus DBD. Terutama dikarenakan munculnya genangan air yang menjadi tempat perkembangbiakkan nyamuk Aedes Aegypty.
--page
“Sehingga memang diperlukan penanganan terutama peran aktif seluruh masyarakat dalam memantau dan memberantas jentik nyamuk di rumah masing-masing,” ujarnya.
Pihaknya terus mendorong Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Langkah ini biasa disebut dengan 3M Plus, yaitu (menutup, menguras mendaur ulang barang bekas), tidak membiarkan sampah berserakan yang dapat menjadi tempat nyamuk.
Sedangkan plusnya yakni meliputi penaburan bubuk larvasida ke tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, penggunaan obat nyamuk, penggunaan kelambu dan penanaman tanaman pengusir nyamuk. (HENDRI/j)









