PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Lukman Juhara menjadi salah satu Guru Utama yang dilibatkan Penyusunan Bahan Ajar Revitalisasi Bahasa Daerah atau RBD dan Mulok Bahasa Daerah oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah pada 4 sampai dengan 7 Desember 2023 di Hotel Putra Kahayan Palangka Raya.

"Implementasi merdeka belajar episode ke-17 adalah revitalisasi bahasa daerah," kata Lukman kepada Borneonews pada Minggu, 10 Desember 2023.

Revitalisasi, lanjut Lukman, sebagai upaya menghidupkan kembali, merawat, menjaga, dan melestarikan bahasa daerah perlu dilakukan.

"Tentu kita sudah tahu kondisi saat ini terus berlangsung  bahwa penutur bahasa daerah di seluruh Indonesia kian berkurang yang disebabkan banyak faktor," tuturnya lagi.

Bahkan, katanya, ada beberapa bahasa daerah yang punah karena penuturnya tidak ada lagi.

--page

Sebagai tindak lanjut dari program revitalisasi ini selama dua tahun berturut-turut, 2022 dan 2023 Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah telah memberikan  pelatihan guru utama Revitalisasi Bahasa Daerah atau RBD untuk dari 13 kabupaten dan 1 kota.

Kegiatan telah digelar, baik secara terpusat di Palangka Raya maupun di beberapa kabupaten. Ada delapan bahasa daerah di Kalimantan Tengah yang direvitalisasi, yakni bahasa Dayak ngaju, bahasa Ot Danum, bahasa Maanyan, bahasa Dayak Sampit, Dayak Katingan, bahasa Dayak Bakumpai, bahasa Dayak Siang, dan bahasa Melayu Dialek Kotawaringin. (TESTI PRISCILLA/j)