PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejak bulan Januari 2023 hingga Juni 2023, sebanyak 101 warga Kota Palangka Raya terinfeksi HIV/AIDS, dan merupakan tertinggi se-Kalteng.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dr Riza Syahputra memberikan informasi tersebut.

Ia menyebutkan terdapat 3 daerah yang kasusnya cukup tinggi, yakni Kota Palangka Raya sebanyak 101 kasus, Kabupaten Kotawaringin Timur sebanyak 41 kasus, dan Kotawaringin Barat sebanyak 14 Kasus HIV/AIDS.

"Kami mulai mendata lanjutan jumlah kasus penyakit tersebut mulai bulan Juli hingga Desember saat ini," katanya, Jumat, 15 Desember 2023.

Ia menjelaskan pengertian HIV disebabkan oleh virus yang menyerang sistem imunitas, infeksi virus tersebut mampu menurunkan kemampuan imunitas manusia, pada tahap terminal infeksinya dapat menyebabkan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

--page

Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Siska memberikan penjelasan jumlah penderita HIV Aids di Palangka Raya selama ini, hanya bisa terdeteksi saat pemeriksaan di suatu lokasi.

Maupun penderita yang mendatangi fasilitas kesehatan yang memiliki fasilitas Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP).

"Di Kota Palangka Raya sendiri sudah ada 5 fasilitas kesehatan yang mendukung PDP. Yakni RSUD Doris Sylvanus, RSI Muhammadiyah, Puskesmas Marina Permai, Jekan Raya dan Panarung," tandasnya. (MARINI/H)