PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menerbitkan 70 judul buku cerita anak dwibahasa pada sepanjang tahun 2023 ini.

"Dengan bangga kita mengumumkan bahwa dari target awal 58 buku, telah tercapai 70 buku yang berhasil diterbitkan," kata Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis kepada Borneonews pada Sabtu, 16 Desember 2023.

Menurut Muis, para penulis yang berpartisipasi berjumlah 50 orang yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, menciptakan karya-karya dengan menggunakan berbagai bahasa daerah dari daerah masing-masing penulis.

"Dwibahasa yang dimaksud ialah dalam satu buku cerita anak ini dimuat tulisan dengan bahasa daerah, juga bahasa Indonesia," jelasnya.

Proses pembuatan buku ini menurut Muis merupakan perjalanan panjang yang melibatkan berbagai tahap seperti pengadaan bimbingan teknis kepenulisan, pembuatan ilustrasi, survei keterbacaan, penyuntingan, hingga persiapan untuk naik cetak.

--page

"Buku-buku yang diterbitkan memiliki tujuan untuk tingkat TK/PAUD dan SD kelas awal, dengan harapan dapat membangun semangat membaca dan literasi di kalangan anak-anak," harapnya.(TESTI PRISCILLA/H)