BORNEONEWS, Palangka Raya - Kasubbag Umum Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, R Hery Budhiono mengatakan bahwa pelaksanaan Revitalisasi Bahasa Daerah atau RBD sepanjang tahun 2023 telah melibatkan puluhan ribu orang.
"Pelaksanaan RBD selama 2023 itu kita melibatkan puluhan ribu orang. Mulai dari melibatkan sebanyak 359 siswa dalam program Pelindungan Bahasa dan Sastra Daerah sepanjang tahun 2023," kata Hery pada Sabtu, 27 Januari 2024.
Selain itu, lanjut Hery, ada pula 359 orang peserta Guru Utama, Narasumber Guru Utama, serta partisipan lainnya.
"Kalau dibandingkan, partisipan di tahun 2022 hanya ada 9.500-an orang saja se-Kalteng sedangkan tahun 2023 mencapai 29.447 orang yang termasuk siswa, guru, pengawas, komunitas dan lainnya," bebernya lagi.
Terakhir yang dilaksanakan di akhir tahun 2023, lanjut Hery, ialah Festival Tunas Bahasa Ibu atau FTBI dengan total peserta 47.400-an.
--page
"Lonjakan partisipan yang signifikan juga terjadi di bahasa yang direvitalisasi, tahun 2022 itu hanya 4 bahasa, tahun 2023 naik menjadi 8 bahasa, yang akan kita lanjutkan lagi di 2024 ini merevitalisasi 8 bahasa itu lagi," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/j)









