BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 17 siswa SD dan SMP dari beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Tengah datang dan terlibat dalam kegiatan Kemah Penulisan Cerpen Berbahasa Daerah yang digelar Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah atau BBPKT pada 29—31 Januari 2024.
"Siswa yang mengikuti kegiatan ini adalah para pemenang 1 Lomba Menulis Cerpen dalam Festival Tunas Bahasa Ibu atau FTBI 2023 ditambah peserta perwakilan/pilihan yang memiliki bakat dan minat menulis cerpen," kata salah seorang narasumber kegiatan, Lukman Juhara dalam rilisnya pada Kamis, 1 Februari 2024.
Sebanyak 17 siswa tersebut juga menurut Lukman didampingi 17 guru pendamping yang sekaligus sebagai kurator dalam pembimbingan penggunaan bahasa Indonesia ke bahasa daerah atau sebaliknya dalam penulisan cerpen.
"Selama kegiatan mereka mendampingi siswanya dari awal hingga selesai kegiatan. Tentu tak hanya mendampingi dan membimbing siswanya. Mereka juga sekaligus bersama belajar dan berdiskusi dan mempraktikkan langsung belajar menulis cerpen dengan dipandu para narasumber," jelasnya.
Para narasumber yang berpartisipasi dalam kegiatan itu antara lain Dapy Fajar Raharjo, Lukman Juhara, Tri Arfayanti, Nur Inayah Syar, dan Afifah Nada Putri Ramadhani.
--page
Materi diskusi sebagai curah pendapat dan berlatih kreativitas adalah Unsur Pembangun Cerpen, Diksi dan Gaya Bahasa, Ide Cerita: Memilih dan Mengembangkan Cerita, Teknik Penulisan Cerpen. Praktik sekaligus konsultasi penulisan cerpen pun juga menjadi kegiatan yang terus berlangsung di setiap sesi diselingi dialog. (TESTI PRISCILLA/j)









