BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi di Kalimantan Tengah. Pada Februari 2024, Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,19 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 100,92 pada Februari 2023 menjadi 101,11 pada Februari 2024.
"Subkelompok yang mengalami inflasi y-on-y tertinggi, yaitu subkelompok sewa dan kontrak rumah sebesar 1,00 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Minggu, 3 Maret 2024.
Sementara subkelompok yang mengalami deflasi y-on-y yaitu subkelompok listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,38 persen.
"Kelompok ini pada Februari 2024 memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y sebesar 0,03 persen," tutur Eko lagi.
Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y, lanjut Eko, yaitu sewa rumah sebesar 0,04 persen, dan kontrak rumah sebesar 0,01 persen.
--page
"Sementara komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, yaitu bahan bakar rumah tangga dan semen sebesar 0,02 persen," tuturnya.
Sementara kelompok ini pada Februari 2024 memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m sebesar 0,01 persen.
"Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m, yaitu bahan bakar rumah tangga sebesar 0,01 persen," katanya. (TESTI PRISCILLA/Y)









