BORNEONEWS, Palangka Raya - Peningkatan debit air di beberapa wilayah Palangka Raya telah menyebabkan banjir, hingga merendam sekitaran rumah-rumah warga. Meskipun demikian, aktivitas masyarakat berlangsung normal dengan beberapa penyesuaian.
Plt Kepala BPBD Palangka Raya Hendrikus Satriya Budi melaporkan, ketinggian air di Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya telah naik sekitar 10 sentimeter dari pengukuran sebelumnya.
Di Jalan Anoi, banjir juga telah merendam rumah-rumah dengan panjang jalan terendam mencapai 300 meter dan titik terdalam sekitar 47 sentimeter, meningkat 15 sentimeter dari hari sebelumnya.
Situasi serupa terjadi di Jalan Pelatuk V dan VI, dimana ketinggian air mencapai 60 sentimeter dan 90 sentimeter secara berturut-turut, dengan kenaikan sekitar 10 sentimeter dari pengukuran sebelumnya.
"Karena debit air yang cukup tinggi hingga sepinggang orang dewasa, warga di Pelatuk VI terpaksa menggunakan perahu untuk beraktivitas," ungkapnya, Sabtu, 9 Maret 2024.
--page
Di Jalan Cemara Labat II, Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, banjir juga telah merendam rumah-rumah dengan panjang jalan terendam sekitar 500 meter dan titik terdalam 40 sentimeter, mengalami kenaikan 10 sentimeter dari hari sebelumnya.
"Walaupun terdapat kenaikan debit air, warga setempat diminta tetap tenang dan bisa menyesuaikan aktivitas mereka dengan kondisi saat ini. BPBD terus memantau situasi dan siap memberikan bantuan jika diperlukan," terangnya. (PATHUR/H)









