BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Kombes Pol Erlan Munaji, mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial terkait informasi yang dibagikan.

Hal ini dilakukan menyusul adanya informasi hoaks tentang pembakaran di Puntun yang beredar di media sosial. Erlan Munaji menekankan pentingnya memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya.

"Dalam era digital seperti sekarang, informasi yang tidak diverifikasi dengan baik dapat dengan cepat menyebar dan menimbulkan kepanikan di masyarakat," ungkap Erlan, Rabu, 24 April 2024.

Erlan mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa sumber informasi yang mereka dapatkan sebelum mempercayainya. Menyebarkan informasi hoaks tidak hanya dapat menyebabkan kepanikan, tetapi juga dapat merugikan orang lain dan merusak reputasi seseorang atau kelompok.

Dalam kasus informasi hoaks tentang pembakaran di Puntun, Erlan menegaskan bahwa tidak ada kejadian tersebut yang terjadi. Ia meminta masyarakat untuk tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

--page

Erlan juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjadi konsumen informasi yang kritis.

"Masyarakat harus mampu membedakan antara informasi yang valid dan hoaks, serta tidak terburu-buru menyebarkan informasi tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu," pungkasnya. (PATHUR/j)