BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah berharap rekomendasi dan kesepakatan teknis hasil rakor dapat meningkatkan kesiapsiagaan Kalteng menghadapi Karhutla.
“Dari hasil kesepakatan teknis atau rekomendasi teknis maka diharapkan adanya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi karhutla tahun 2024,” tutur Kepala BPBPK Kalteng, Ahmad Toyib saat rangkaian kegiatan di Palangka Raya, Rabu, 5 Juni 2024.
Ia berharap kesiapan tersebut mencakup semua instansi teknis yang terhubung, mulai dari instansi vertikal, Provinsi, maupun Kabupaten/Kota, serta didukung penuh jajaran TNI, Polri.
Langkah ini dengan mengoptimalkan penggunaan anggaran pengendalian karhutla yang telah direncanakan dalam anggaran rutin masing-masing instansi.
“Baik itu (anggaran) di BPBD, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Pokja BRGM, TNI, dan Polri,” tuturnya.
--page
Selain itu, lanjut dia, pertimbangan teknis kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah agar segera menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla Tingkat Kabupaten/Kota.
Hal itu akan diikuti oleh Pemerintah Provinsi Kalteng dengan menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla Tingkat Provinsi Kalteng.
“Semoga segala persiapan penanganan darurat bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024 dapat terlaksana, untuk mewujudkan Kalteng Bebas Kabut Asap, penuh Keberkahan,“ pungkasnya. (HERMAWAN DP/j)









