BORNEONEWS, Palangka Raya - Kinerja Bank Perekonomian Rakyat atau BPR dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah atau BPRS di Kalimantan Tengah pada bulan Maret 2024 menunjukkan pertumbuhan yang baik dibandingkan dengan posisi Maret 2023.
"Kinerja BPR dan BPRS di Kalimantan Tengah pada bulan Maret 2024 menunjukkan pertumbuhan yang baik dibandingkan dengan posisi Maret 2023," kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz dalam rilisnya pada Jumat, 7 Juni 2024.
Untuk aset BPR dan BPRS, kata Danu, meningkat sebesar 8,70 persen yoy, Dana Pihak Ketiga sebesar 9,99 persen yoy, dan Kredit sebesar 10,57 persen yoy.
"Tingkat kredit macet atau NPL BPR pada bulan Maret 2024 meningkat 1,05 persen yoy menjadi 3,59 persen," tutur Danu lagi.
Sedangkan tingkat kredit bermasalah atau NPF, lanjut Danu, pada BPRS meningkat 4,62 persen yoy menjadi 7,61 persen.
--page
"Baru-baru ini telah diterbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 7 Tahun 2024 atau POJK 7/2024 tentang BPR dan BPR Syariah, kita harapkan dengan ini akan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BPR dan BPR Syariah," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)









