PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XVII tingkat Provinsi Kakteng di Kabupaten Pulang Pisau, tidak hanya jadi ajang lomba tarik suara bagi para peserta dari 14 kabupaten/kota, tapi juga panggung bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk menjual produknya. 

Salah satunya UMKM Jawet Itah bersama, binaan dari Disperindagkop Kabupaten Pulang Pisau. Mereka menjual tas tangan khas Dayak, produk hasil olahan rotan yang dikombinasikan dengan kulit. 

"Produk yang kami jual bermacam-macam, ada tas, dompet, sepatu, pernak pernik seperti gelang, gantungan kunci. Aneka macam topi dari anyaman rotan. Ada juga baju," kata Wina, Rabu malam, 3 Juli 2024.

Produk yang dijual ada yang berasal hasil buatan tangan kelompok pengrajin binaan Disperindagkop, sebagian dibeli dari pengrajin. Sebagian lagi hasil olahan di sentra pengolahan kerajinan binaan. Disperingdakop di Desa Gohong.

--page

Harga kerajinan tangan yang dijual beraragam. Seperti tas tangan anyaman rotan dikombinasikan dengan kulit harganya Rp350.000. Selama membuka stan, dalam semalam bisa mendapatkan Rp 2.000.000. (RETHA/j)