PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko mengklaim angka inflasi Kalteng masih stabil di 10 besar nasional.

“Inflasi Kalteng sebesar 2,22 persen berada pada urutan 10 besar terendah inflasi se Indonesia,” sebut Yuas usai Rakor Pengendalian Inflasi bersama Plt Sekjen Kemendagri RI secara virtual dari ruang rapat Bajakah, Senin, 22 Juli 2024.

Yuas menilai hal itu menunjukan Kalteng aman terhadap inflasi, termasuk komoditas beras yang masih aman. Dia berharap semua pihak bisa bekerja bersama-sama untuk menjaga inflasi di Kalteng agar tetap terkendali dengan baik.

Sementara itu, Plt. Sekjen Kemendagri RI Tomsi Tohir mengingatkan sudah hampir dua tahun sejak September 2022 banyak hal sudah disampaikan pada rapat koordinasi pengendalian Inflasi, yang dilaksanakan setiap minggu.

“Kemudian banyak hasil yang sudah kita capai, berikut dengan penyelesaian-penyelesaian yang insidental,” ucapnya saat memimpin rakor.

--page

Namun, menurut dia, masih dilakukan evaluasi untuk menjadi lebih baik lagi, masih banyak daerah yang belum melakukan hal-hal yang baku.

“Berarti terobosan kreatif yang dilakukan oleh Kepala Daerah masing-masing masih belum tepat sasaran,” sambungnya. (HERMAWAN DP/H)