PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menganggarkan Rp2 miliar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024 untuk menangani kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.

Penjabat Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani menyampaikan, program untuk penanganan kemiskinan melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT), diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

"Tujuannya membantu masyarakat mengurangi pengeluaran masyarakat dengan memberikan BLT senilai Rp 600.000 per kepala keluarga," kata Nunu, Minggu, 4 Agustus 2024.

Nunu mengharapkan, pada tahun 2025 BLT  kembali disetujui oleh DPRD dan nilai yang dianggarkan bisa bertambah.

Menurut Nunu, banyak jenis bantuan kepada masyarakat dari pemerintah pusat hingga ke daerah untuk mengurangi kemiskinan ekstrim ini, seperti Bantuan Non Tunai (BNT), makanan dan keperluan yang lainnya melalui APBN. Begitu juga Pemerintah Provinsi dan Kabupaten melalui APBD masing-masing.

--page

Kendati demikian, kata Nunu bantuan ini tidak tumpang tindih, yang dari pemerintah pusat sendiri, provinsi sendiri dan kabupaten  sendiri. Pemerintah ingin membantu secara merata sehingga tidak ada kecemburuan sosial. (RETHA/j)