BORNEONEWS, Seruyan - Ngabuburit atau menghabiskan waktu sore hari sembari menunggu tibanya berbuka puasa, justru sering dimanfaatkan oleh kalangan pelajar di Kuala Pembuang dengan aktivitas negatif balapan liar.
Aktivitas nyeleneh dan membahayakan keselamatan, sangat dikeluhkan oleh warga Kuala Pembuang yang kebetulan menyaksikan perilaku negatif remaja tersebut. Seperti yang diungkapkan Rahman, 46, warga Jalan DI. Panjaitan Kuala Pembuang.
Rahman mengaku sering melihat aksi balapan liar yang banyak dilokani oleh para pelajar. Biasanya, aksi balapan itu dilakukan di lokasi jalan umum yang ramai hilir mudik kendaraan.
“Paling sering saya lihat, pelajar yang melakukan balapan sering ditemui pada sekitar lokasi bundaran I dan II Kuala Pembuang,” kata Rahman di Kuala Pembuang, Senin (20/6/2016).
Meskipun sejumlah warga ada yang menegur dengan nada ancaman karena dinilai menganggu dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lain, lanjut dia, namun itu tidak cukup membuat para pelajar penghobi balapan untuk tidak melanjutkan aksi balapan.
“Kalau ditegur oleh orang dewasa (orang tua), serta merta kalangan pembalap liar langsung memilih kabur. Namun sehari berikutnya mereka kembali berulah. Perilaku negatif remaja seperti itu, justru membuat gerah,” ungkapnya.
Senada disampaikan Rusdi, 45, warga Jalan Ki Hajar Dewantara Kuala Pembuang. Dia menilai, seringnya mendapati aktivitas balapan liar remaja ini selama Ramadan, tentunya sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain yang kebetulan melintas.
“Diharapkan kalau bisa petugas kepolisian dapat terus melakukan pemantauan pada dua tempat khususnya yakni lokasi bundaran I dan II Kuala Pembuang yang dipilih dijadikan tempat untuk ajang adu kecepatan oleh siswa sekolah. Disamping itu, diharapkan para orang tua dapat lebih mengawasi pergaulan anaknya untuk tidak melakukan aktivitas yang dinilai sangat membahayakan,” ujar Rusdi.
Sementara itu Kapolres Seruyan AKBP Syahbuddin Nasution sebelumnya dengan tegas menyampaikan selama bulan suci Ramadan tahun ini, dia telah menginstruksikan jajaran dan anggotanya untuk lebih memfokuskan tugas melakukan pengamanan dan memberikan kenyaman bagi umat muslim yang tengah menjalani ibadah puasa.
“Ada beberapa target pengamanan kita untuk memberikan kenyamanan bagi warga selama Ramadan ini. Di antaranya terkait masalah balapan liar, penggunaan knalpot bising, pengamanan tempat ibadah, tempat umum dan lainnya dengan penempatan beberapa personel polres,” kata kapolres. (PARNEN/m)








