BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Drs Muhammad Muis mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan lokakarya selama 3 hari pada Juli 2024 lalu untuk enam bahasa daerah Kalteng.
"Kita telah melaksanakan Lokakarya Bahasa Daerah 2024 yang berlangsung di Hotel AM Palangka Raya," kata Muis kepada Borneonews pada Senin, 26 Agustus 2024.
Acara ini menurut Muis dihadiri oleh para pegiat bahasa dan penutur bahasa daerah dari enam bahasa yang memerlukan verifikasi dan validasi.
"Keenam bahasa tersebut yaitu bahasa Ngaju, bahasa Delang, bahasa Pepas, bahasa Siang, bahasa Pembuang, dan bahasa Tamuan," jelas Muis lagi.
Lokakarya ini, lanjutnya, bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan penggunaan bahasa-bahasa daerah di Kalimantan Tengah.
--page
"Para peserta berdiskusi tentang aspek linguistik, budaya, dan keberlanjutan bahasa-bahasa tersebut," tuturnya lagi.
Kegiatan ini, kata Muis diharapkan dapat menjadi wadah bagi para penutur bahasa untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman seputar bahasa daerah.
"Semoga lokakarya ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pelestarian dan pengembangan bahasa-bahasa daerah di Kalimantan Tengah," jelas Muis. (TESTI PRISCILLA/Y)









