BENGKULU –
**Borneonews - Rejang Lebong**, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengumumkan bahwa bursa kerja yang diadakan pada Mei 2024 telah berhasil menyerap 50 tenaga kerja dari wilayah tersebut. Kepala Disnakertrans Rejang Lebong, Syamsir, menyampaikan informasi ini di Rejang Lebong pada hari Senin. Syamsir menjelaskan bahwa jumlah pencari kerja yang berhasil mendapatkan pekerjaan berasal dari laporan perusahaan-perusahaan yang turut berpartisipasi dalam *job fair* yang dilangsungkan pada 16 Mei 2024. Menurut laporan tersebut, sebanyak 50 tenaga kerja asal Kabupaten Rejang Lebong telah diterima oleh berbagai perusahaan. Efek positif dari kegiatan bursa kerja ini sangat signifikan, terutama dalam usaha mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Rejang Lebong. Saat ini, angka pengangguran di daerah tersebut mencapai sekitar 5.000 orang. Syamsir menambahkan bahwa para peserta yang berhasil mendapatkan pekerjaan terbagi dalam berbagai sektor, termasuk perdagangan, perkebunan, perbankan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta sektor-sektor lainnya. Kepala Disnakertrans Rejang Lebong berharap bahwa jumlah tenaga kerja yang diserap akan meningkat lebih jauh di masa depan. Dia mencatat bahwa dari lebih dari 40 perusahaan yang berpartisipasi, hanya sebagian kecil yang telah mengirimkan laporan mengenai penerimaan tenaga kerja. Untuk mengatasi masalah pengangguran yang ada, Disnakertrans Rejang Lebong telah mengembangkan tiga strategi utama. Pertama, mereka akan memperkenalkan peluang pekerjaan internasional untuk angkatan kerja yang memiliki kompetensi dan kualifikasi yang memadai, dengan mendorong mereka menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke negara-negara seperti Jepang, Jerman, Malaysia, dan Belanda. Strategi kedua adalah menciptakan lapangan pekerjaan pada tingkat nasional, yang salah satunya dilakukan melalui penyelenggaraan *job fair*. Akhirnya, strategi ketiga melibatkan penyediaan pelatihan usaha pada tingkat lokal, yang diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan serta mengurangi angka pengangguran di masing-masing kecamatan. Dengan langkah-langkah yang telah disusun oleh Disnakertrans, diharapkan bahwa kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Rejang Lebong akan membaik di masa mendatang. ANTARA