PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah mengunjungi sejumlah sekolah yang ada di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. 

Kepala Balai Bahwa Kalteng, Muhammad Muis mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan bahasa-bahasa lokal kepada siswa agar upaya revitalisasi semakin diperkuat. 

"Kita mengunjungi SDN 9 Baamang Hilir, SDN 1 Baamang Tengah, SMPN 11 Sampit, dan SMPN 1 Sampit," ujarnya kepada Borneonews pada Kamis, 29 Agustus 2024.

Dia menuturkan, kegiatan pada awal Agustus itu juga sebagai upaya monitoring dan evaluasi terhadap program revitalisasi Bahasa Dayak Sampit di Kabupaten Kotim. 

"Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program revitalisasi bahasa Dayak Sampit yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur," ungkapnya.

Kegiatan ini, lanjut Muis, juga bertujuan untuk melindungi dan melestarikan bahasa dan sastra daerah di Kalimantan Tengah.

Dalam rangka revitalisasi, tambah Muis, delapan bahasa daerah di Kalimantan Tengah menjadi fokus utama. Bahasa-bahasa ini termasuk Bahasa Dayak Ngaju, Maanyan, Ot Danum, Melayu dialek Kotawaringin, Dayak Bakumpai, Katingan, Sampit dan Siang.

--page

Sekadar diketahui, Sidang Komisi Bahasa Daerah juga menjadi perhatian Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 12–15 Agustus 2024 di Hotel Aquarius Boutique Palangka Raya. Dalam sidang tersebut, para ahli bahasa dan budaya membahas strategi dan langkah-langkah konkret untuk memajukan bahasa-bahasa daerah di wilayah ini.

"Semoga upaya revitalisasi bahasa terus berlanjut dan bahasa-bahasa lokal di Kalimantan Tengah tetap hidup dan berkembang," katanya. (TESTI PRISCILLA/Y)