BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kabupaten Gunung Mas mendapatkan penghargaan terkait intervensi pencegahan stunting dan Bina Keluarga Balita (BKB) yang penyerahannya telah dilakukan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis, 5 September 2024.
"Beberapa hari lalu saya menerima penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat karena Kabupaten Gunung Mas meraih terbaik pertama tingkat Provinsi Kalteng terkait pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting (ISPS)," kata Pj Bupati Gunung Mas Herson B Aden, Selasa, 10 September 2024.
Kemudian Kabupaten Gunung Mas juga mendapatkan penghargaan terbaik kedua Bina Keluarga Balita (BKB) tingkat Provinsi Kalteng dari BKKBN Provinsi Kalteng.
Dia melanjutkan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada Kabupaten Gunung Mas dalam melaksanakan intervensi serentak pencegahan stunting. Bahkan angka stunting di Kabupaten Gunung Mas terendah se-Kalimantan Tengah.
Untuk diketahui, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI), angka prevalansi stunting Kabupaten Gunung Mas tahun 2023 yakni 12,9. Sedangkan berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Gunung Mas tahun 2022 yakni 17,9 persen.
--page
Olehkarena itu, Herson berharap angka prevalansi stunting di Kabupaten Gunung Mas bisa terus menurun dan tidak ada lagi anak-anak yang mengalami kondisi stunting.
Sebelumnya Pj Bupati Gunung Mas Herson B Aden bersama Pj TP PKK Gumas Shella menghadiri acara perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tingkat Provinsi ke-31, Hari Anak Nasional (Han) Tingkat Provinsi ke-40 dan Temu Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2024 di Hotel Aquarius Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis, 5 September 2024. (RISKA YULYANA/Y)









