BORNEONEWS, Kasongan - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Tengah, Agus Trihandoko akan lebih mendahulukan pencegahan terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan tegas. Kajati Kalteng  mendukung pembangunan di Provinsi Kalteng dengan baik, arif dan bijaksana.

"Tentu kita tidak semata hanya mengerahkan, melakukan penindakan dari sisi preventif, sebab saya akan mendahulukan tindakan pencegahan," kata Kajati Kalteng, Agus Trihandoko saat melakukan ramah tamah dengan Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie dan jajarannya di pendopo Rumah Jabatan Bupati Katingan, di Kasongan, Selasa (2/8/2016).

Kajati ke Katingan dalam rangka kunjungan kerja ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kasongan.

Kajati Kalteng ingin melakukan langkah-langkah untuk mendukung pembangunan di Provinsi Kalteng dengan baik, arif dan bijaksana. Untuk itu ada tahapan yang harus lebih dulu dilakukan pihaknya, terutama dalam pemberantasan kasus-kasus korupsi.

Tahap pertama akan diberitahukan secara baik-baik, sama halnya tahap kedua sampai tahap ketiga juga diberitahukan baik-baik. "Apabila dari hasil upaya pendekatan ini tidak ada hasilnya, ibarat penyakit yang tidak bisa disembuhkan, maka selanjutnya itu urusan pa Kajari, dan itu kebijakan kami," katanya.

Pihaknya, katanya mempunyai instrumen dalam upaya mencegah kebocoran keuangan negara itu. Yakni antara lain mengawal dan memantau pembangunan yang dilakukan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.

"Jadi Bupati tidak usah kuatir, sebab nanti pa Bupati bisa melakukan kerjasama MoU pendampingan, jajaran kejaksaan akan mendampingi sejak proses lelang sampai berakhirnya pembangunan sebuah proyek," katanya. 

Meski begitu, Kajati menolak tegas, jika unsur jaksa dalam pendmpingan itu, masuk sebagai panitia proyek. Kalau sudah masuk susunan panitia sama juga bohong. "Jadi pendamping itu tidak boleh menentukan pemenang lelang harus independen. Dan mudah-mudahan instrumen ini bisa membantu Bupati dalam hal pembangunan yang akan dilaksanakan di Katingan."

Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie mengatakan dalam sebuah pemerintahan tentu menemukan banyak dinamika yang berkembang di masyarakat. Berbagai masalah yang terjadi terus ditangani secara maksimal. Persoalan itu disikapi dengan melibatkan pihak kejari, pengadilan, kepolisian maupun perwira penghubung.

"Alhamdulillah selama ini pembangunan berjalan baik, dan kalaupun ada hal-hal yang kurang tepat saya minta tolong untuk diingatkan," kata Bupati Tenglie. (ABDUL GOFUR/N).