PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah mengadakan kegiatan Coaching Clinic Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD Triwulan II Tahun 2024 di Aula Hapakat Kantor OJK Provinsi Kalteng.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan pelaksana teknis dari seluruh TPAKD di wilayah Provinsi Kalteng. Tiga narasumber turut diundang, yaitu Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPb Provinsi Kalteng, Pemimpin PT Asuransi Jasa Indonesia Cabang Sampit, dan Pemimpin Departemen Pengembangan Produk dan Digitalisasi PT BPD Kalteng.

"Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi atas program TPAKD di seluruh wilayah provinsi Kalteng," kata Kepala OJK Provinsi Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz pada Senin, 23 September 2024.

Hal ini menurutnya dilakukan untuk memastikan bahwa program yang direncanakan telah terlaksana dengan baik dan dapat meningkatkan inklusi keuangan. Sehingga pada akhirnya mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, menekankan pentingnya akses keuangan bagi masyarakat. Ia menyebutkan beberapa indikator untuk mengukur akses keuangan di daerah, seperti tingkat kepemilikan produk keuangan, ketersediaan infrastruktur pendukung, dan jumlah pengguna produk keuangan.

--page

Primandanu juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai keberhasilan TPAKD.

"Empat kunci utama keberhasilan TPAKD, yaitu komitmen yang kuat, infrastruktur yang memadai, kebijakan yang tepat, serta monitoring dan evaluasi secara berkala," tegas Danu.

Pada kesempatan tersebut, OJK Kalteng juga menyampaikan informasi mengenai generic model program TPAKD yang telah berjalan dengan baik dan dapat diadopsi oleh TPAKD lainnya, seperti program Bank Sampah. Selain itu, disampaikan juga informasi mengenai kewajiban penyampaian rencana kerja dan laporan realisasi program kerja triwulanan tahun 2024.

Sementara itu, Pemimpin Departemen Pengembangan Produk dan Digitalisasi PT BPD Kalteng, Leono Epatha menyampaikan materi mengenai produk dan layanan PT BPD Kalteng.

"Salah satu produk yang kita perkenalkan adalah Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir atau KPMR UMKM Berkah dan Betang Berkah dengan bunga 1,5 persen per tahun," katanya. (TESTI PRISCILLA/Y)