JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Hasil Sensus Pertanian 2023 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa ayam kampung biasa menduduki posisi teratas sebagai komoditas peternakan yang paling banyak dibudidayakan di DKI Jakarta. Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) yang mengusahakan ayam kampung biasa tercatat mencapai 1.168 unit. Selain ayam kampung biasa, terdapat pula peternak yang memilih untuk mengembangkan ayam kampung pedaging. Kedua jenis ayam ini menunjukkan perbedaan jelas, termasuk dalam metode pemeliharaan dan perhatian yang diberikan. Menurut penjelasan Muhammad Adnan, Statistisi Madya Direktorat Statistik Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan BPS, ayam kampung biasa dipelihara dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan ayam broiler. Ayam kampung ini umumnya dibiarkan berkeliaran dan mencari makan sendiri, tanpa dikurung sepenuhnya dalam kandang yang terstruktur atau sistem baterai. Lebih lanjut, Adnan mengungkapkan bahwa ayam kampung biasa tidak hanya dipelihara untuk diambil dagingnya, tetapi juga untuk telur. Sementara bagi ayam kampung pedaging, pemeliharaannya dilakukan secara lebih terencana, menyerupai cara pemeliharaan ayam *broiler*, tetapi tetap dalam klasifikasi ayam kampung. "Pakannya direncanakan khusus seperti halnya pakan untuk ayam ras pedaging," tambahnya. RTUP didefinisikan sebagai rumah tangga yang melakukan minimal satu jenis kegiatan pertanian dengan tujuan menjual atau menukarkan sebagian atau seluruh hasilnya, termasuk dalam kategori tanaman pangan di mana hasilnya sepenuhnya dikonsumsi sendiri. Dalam hal sebaran, di Kepulauan Seribu terdapat 21 RTUP yang mengusahakan ayam kampung biasa. Sementara itu, Jakarta Selatan menyumbang 375 RTUP, diikuti Jakarta Pusat dengan 300 RTUP, Jakarta Barat dengan 167 RTUP, dan Jakarta Utara yang memiliki 215 RTUP. Berdasarkan hasil sensus tersebut, komoditas peternakan lainnya yang masuk dalam urutan kedua hingga seterusnya di DKI Jakarta adalah unggas non-pangan dengan total 611 RTUP, kambing potong sebanyak 581 RTUP, merpati 343 RTUP, dan itik manila yang mencapai 293 RTUP. Selain itu, terdapat ayam lokal lainnya dengan 259 RTUP, ayam kampung pedaging sebanyak 237 RTUP, itik petelur 199 RTUP, sapi potong 129 RTUP, dan terakhir itik pedaging yang tercatat sebanyak 98 RTUP. ANTARA