PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah telah sukses melaksanakan lokakarya prapenerbitan kamus dwibahasa Delang-Indonesia pada 17-20 September 2024 di Palangka Raya.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memvalidasi dan memverifikasi 1.500 kosakata bahasa Delang yang telah dikumpulkan oleh KKLP Perkamusan dan Peristilahan. Peserta dan narasumber yang diundang merupakan penutur jati bahasa Delang, yang memberikan kontribusi berharga dalam memastikan keakuratan dan kelengkapan kamus tersebut," kata Kasubbag Umum Balai Bahasa, R Hery Budhiono dalam keterangan resminya pada Kamis, 26 September 2024.

Lokakarya ini menurutnya merupakan bagian dari upaya pelestarian bahasa Delang yang semakin terancam punah. Dengan melibatkan penutur jati, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat mengumpulkan data yang akurat dan relevan. Proses validasi dan verifikasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap kosakata yang dimasukkan ke dalam kamus memiliki makna dan penggunaan yang tepat.

"Selama empat hari, para peserta dan narasumber bekerja sama dalam sesi diskusi dan verifikasi. Mereka membahas setiap kosakata secara mendetail, memastikan bahwa tidak ada kesalahan atau kekeliruan dalam penulisan dan pemaknaan. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman antar penutur jati bahasa Delang," terangnya.

Hery menuturkan bahwa lokakarya ini adalah langkah penting dalam upaya pelestarian bahasa Delang.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian bahasa daerah melalui kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif dari para penutur jati yang hadir.
Para peserta lokakarya merasa bangga dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian bahasa mereka.

“Ini adalah kesempatan berharga bagi kami untuk memastikan bahwa bahasa Delang tetap hidup dan digunakan oleh generasi mendatang,” kata salah satu peserta, Linggua Sanjaya, seorang penutur jati bahasa Delang.

Dengan berakhirnya lokakarya ini, diharapkan kamus dwibahasa Delang-Indonesia dapat segera diterbitkan dan digunakan sebagai referensi yang dapat diandalkan. Kamus ini diharapkan dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam pembelajaran dan pelestarian bahasa Delang. (TESTI PRISCILLA/j)