PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan bimbingan intensif tentang Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah atau SPIP pada 24-26 September 2024. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan SPIP di lingkungan Balai Bahasa.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis, membuka kegiatan ini dengan menekankan pentingnya SPIP dalam menjaga integritas dan akuntabilitas.

"SPIP adalah fondasi dari sistem pengendalian yang efektif dan efisien," ujar Muis dalam keterangan resminya pada Sabtu, 28 September 2024.

Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi dari para ahli yang membahas berbagai aspek SPIP, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Mereka juga diajak untuk melakukan simulasi dan studi kasus untuk memperdalam pemahaman mereka tentang SPIP.

Muis menjelaskan bahwa Maturitas SPIP yang tinggi dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap instansi pemerintah.

"Dengan SPIP yang matang, kita dapat memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai dengan aturan dan standar yang berlaku," kata Muis lagi.

Peserta juga diajak untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penerapan SPIP di instansi masing-masing.

"Berbagi pengalaman ini sangat penting untuk saling belajar dan meningkatkan kualitas pengendalian internal," tambah Muis.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan Maturitas SPIP di Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dan instansi lainnya.

"Kami berharap bimbingan ini dapat menjadi langkah awal menuju pengendalian internal yang lebih baik dan terpercaya," tutup Muis. (TESTI PRISCILLA/H)