BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejak tahun 2018, Kota Palangka Raya telah mencatatkan prestasi luar biasa dalam penanganan rabies. Kasus gigitan hewan penular rabies atau HPR positif di kota ini selalu berada di bawah dua digit, dan tidak ada kasus rabies pada manusia.
"Hingga tahun 2024, Palangka Raya berhasil mencapai nol kasus gigitan anjing positif rabies, sebuah pencapaian yang patut disyukuri," kata Plh Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Toembak membuka kegiatan Peringatan Hari Rabies Sedunia yang diselenggarakan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya pada Sabtu, 28 September 2024.
Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak lepas dari upaya berkelanjutan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan.
"Vaksinasi rabies rutin dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga hewan peliharaan tetap sehat menjadi kunci utama," tuturnya lagi.
Pemerintah Kota Palangka Raya, katanya, terus berupaya mempertahankan prestasi ini dan bertekad untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa depan.
Pada kegiatan hari ini, selain vaksinasi rabies pada hewan kesayangan, juga diadakan pemeriksaan kesehatan hewan dan kastrasi atau kebiri pada anjing dan kucing lokal secara gratis. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan pertumbuhan populasi hewan pembawa rabies dan menjaga kesehatan hewan peliharaan masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kota Palangka Raya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan yang selalu memberikan dukungan dan dorongan.
"Kerjasama yang baik antara pemerintah kota dan provinsi menjadi faktor penting dalam keberhasilan ini," tuturnya lagi.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Tengah, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, perguruan tinggi, serta para sponsor, donatur, dan media yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.
"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Palangka Raya semakin peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan mereka dan turut serta dalam upaya pencegahan penyebaran rabies. Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang guna menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi semua," bebernya lagi.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut ada Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Hj Sunarti, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugiyanto, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno, Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Provinsi Kalteng, perwakilan dari perguruan tinggi di Kalteng, komoditas pencinta hewan, serta masyarakat luas. (TESTI PRISCILLA/H)









