**Borneonews - Palu**, Seorang tokoh pers yang dikenal di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Tasman Banto, telah mengambil inisiatif untuk mendonasikan buku karyanya yang berjudul *Likuefaksi Palu Menggemparkan Dunia* kepada beberapa sekolah. Donasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan wawasan tentang pentingnya mitigasi bencana kepada siswa.
Tasman mengungkapkan bahwa buku tersebut diciptakan sebagai pengingat akan bencana gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang disertai tsunami serta fenomena likuefaksi yang terjadi pada 28 September 2018. Ia berharap bahwa melalui donasi ini, buku tersebut dapat berfungsi sebagai sumber informasi yang dapat diakses oleh siswa di perpustakaan sekolah.
Dalam buku yang terdiri dari 150 halaman ini, pembaca akan menemukan rangkaian kejadian yang berkaitan dengan gempa, tsunami, dan likuefaksi yang melanda Palu, Sigi, dan Donggala. Buku ini juga menghimpun berbagai upaya bantuan yang datang dari berbagai daerah, bahkan termasuk bantuan internasional, guna menyelamatkan korban bencana yang terdampak.
Tasman menekankan bahwa buku ini terbatas dalam jumlah cetak dan tidak diperjualbelikan. Ia telah mendonasikan masing-masing lima eksemplar kepada dua sekolah, yaitu SMP Al-Azhar Palu dan SMA Negeri 1 Palu. Selain itu, Tasman juga membagikan buku ini kepada kolega dan pejabat termasuk Gubernur Sulawesi Tengah. Total, buku *Likuefaksi Palu Menggemparkan Dunia* dicetak sebanyak 350 eksemplar, dan setengahnya telah didistribusikan kepada rekan-rekan dan masyarakat yang membutuhkan.
Tasman, yang juga menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Mercusuar Palu, telah menulis tiga buku hingga saat ini. Buku pertamanya berjudul *La Ode Kaimuddin, Pemimpin Abad 21*, yang ditulis bersama wartawan Kompas dan wartawan LKBN. Buku kedua adalah *Darahku Nyawamu*, yang mengisahkan pengalaman mendonorkan darah.
Di sisi lain, Kepala SMA Negeri 1 Palu, Dahlan M Saleh, memberikan apresiasi terhadap karya Tasman Banto. Menurutnya, buku ini sangat bermanfaat dan menarik untuk dibaca oleh siswa, serta menambah referensi literasi mereka mengenai bencana.
Ia menyampaikan, "Kami sangat berterima kasih atas donasi buku ini. Ini adalah karya intelektual yang berharga, dan kami menerimanya secara cuma-cuma. Buku ini juga berfungsi untuk mendidik siswa agar lebih memahami bencana dan cara mitigasinya."
Di tempat lain, Kepala Perpustakaan SMP Al-Azhar Palu, Moh Syafii, menambahkan bahwa hingga saat ini, belum ada pihak atau penerbit yang menghasilkan buku yang mengabadikan peristiwa bencana dahsyat yang terjadi di Sulawesi Tengah. Ia mengatakan, "Buku *Likuefaksi Palu Menggemparkan Dunia* adalah buku pertama yang diterbitkan tentang kondisi saat itu. Kami akan memanfaatkan buku ini sebagai bahan bacaan bagi siswa-siswi kami agar mereka dapat menambah pengetahuan mengenai bencana."
ANTARA
Tokoh Pers Palu Donasikan Buku Tentang Bencana untuk Pendidikan
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Satpol PP Kapuas Susun Buku Pintar Terkait Linmas
Buku Cerita Anak Harus Menyenangkan bagi Anak
Disarpustaka Kapuas Hibahkan Buku untuk Pondok Pesantren Babussalam
Dispursip Kobar Luncurkan 720 Buku Baru Fisik dan 949 E-Book
Perkuat Literasi dan Tingkatkan Minat Baca, Dispursip Kobar Luncurkan Buku Baru
Buku Konsep Implementasi dan Dampak Jaminan Kesehatan Nasional: Perjalanan Satu Dekade Diluncurkan
Komentar (0)
Memuat komentar…







