PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Muis, beserta timnya melakukan kunjungan ke Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau FKIP Universitas Palangka Raya.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam kunjungan tersebut, Muhammad Muis menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan Balai Bahasa dalam upaya pelestarian bahasa dan sastra daerah.

Pada pertemuan tersebut, berbagai isu terkait kebahasaan dan kesastraan dibahas secara mendalam. Salah satu fokus utama adalah upaya revitalisasi bahasa daerah yang semakin terancam punah.

"Kolaborasi dengan FKIP Universitas Palangka Raya sangat penting untuk mencetak generasi muda yang peduli dan mampu melestarikan bahasa daerah," kata Muis dalam keterangan resminya pada Minggu, 6 Oktober 2024.

Selain itu, lanjutnya, kunjungan ini juga membahas program-program pelatihan dan pendampingan yang dapat dilakukan bersama antara Balai Bahasa dan FKIP. Program-program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para guru dalam mengajarkan bahasa dan sastra daerah kepada siswa. Dengan demikian, bahasa daerah dapat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Muhammad Muis juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh FKIP Universitas Palangka Raya dalam berbagai kegiatan kebahasaan. Ia berharap kerjasama ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya di Kalimantan Tengah.

"Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dari FKIP Universitas Palangka Raya. Semoga kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi pelestarian bahasa dan sastra daerah," ujarnya.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan hubungan antara Balai Bahasa dan FKIP Universitas Palangka Raya semakin erat dan produktif. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam upaya pelestarian bahasa dan sastra daerah di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/H)