PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan hasil deteksi dini Pemetaan Risiko Berbasis Analisa Dini (PERISAI), kondisi di Kota Palangka Raya pada tanggal 6 Oktober 2024 menunjukkan tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah pada level yang beragam.

Sebagian besar wilayah menunjukkan tingkat kemudahan terbakar pada level Rendah (berwarna biru), namun beberapa kelurahan menunjukan tingkat kemudahan terbakar pada level Sangat Tinggi (berwarna merah), Tinggi (berwarna kuning) dan Sedang (berwarna Hijau).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, menyampaikan informasi tersebut kepada publik.

"Hasil deteksi dini PERISAI menunjukkan bahwa sebagian wilayah di Kota Palangka Raya memiliki potensi risiko kebakaran yang cukup tinggi, oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran." kata Heri Fauzi, Minggu,  6 Oktober 2024.

Heri Fauzi menjelaskan bahwa PERISAI merupakan sistem pemetaan risiko berbasis analisa dini yang dikembangkan oleh BPBD Palangka Raya untuk memantau kondisi cuaca dan potensi kebakaran di wilayah tersebut.

"PERISAI menggunakan data cuaca, kelembaban tanah, dan faktor-faktor lainnya untuk memprediksi tingkat kemudahan terbakar di berbagai wilayah," jelasnya.

Masyarakat dapat mengakses informasi PERISAI melalui website resmi BPBD Palangka Raya, yaitu bpbd.palangkaraya.go.id/perisai, melalui website tersebut, masyarakat dapat melihat peta risiko kebakaran di wilayah masing-masing dan mengetahui langkah-langkah pencegahan yang perlu dilakukan.

Heri Fauzi juga menghimbau masyarakat untuk proaktif dalam mencegah kebakaran. Masyarakat harus selalu berhati-hati dalam menggunakan api dan memastikan bahwa sumber api sudah benar-benar padam.

Masyarakat juga diimbau untuk membersihkan lingkungan sekitar dari sampah dan material mudah terbakar.

BPBD Palangka Raya terus berupaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran.

"Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan BPBD untuk mencegah terjadinya kebakaran dan menjaga keamanan dan keselamatan bersama." terangnya. (PATHUR/H)