PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng mencatat Inflasi Tahunan (y-on-y) Kalimantan Tengah September 2024 terhadap September 2023 adalah sebesar 1,45 persen.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah Agnes Widiastuti menyampaikan ada beberapa komoditas utama yang memiliki andil terhadap inflasi tahunan Kalteng.

Komoditas itu ada emas perhiasan 0,21 persen, sigaret kretek mesin (SKM) 0,18 persen, ikan gabus 0,13 persen, gula pasir 0,13 persen, dan beras 0,12 persen.

“Sedangkan daging ayam ras, bahan bakar rumah tangga, ikan peda, bensin, dan ikan papuyu mengalami deflasi,” kata Agnes saat Rapat Evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat Bajakah, baru baru ini.

Ia menyebutkan inflasi di wilayah Kalimantan Tengah secara m-to-m terjadi pada tiga kabupaten yaitu Kapuas sebesar 0,14 persen, Sampit 0,11 persen, Sukamara 0,10 persen.

Sedangkan untuk Kota Palangka Raya BPS Kalteng mencatat mengalami deflasi dengan besaran sekitar 0,04 persen. (HERMAWAN DP/j)