BORNEONEWS, Pulang Pisau - Polres Pulang Pisau melalui Polsek Kahayan Hilir serius menanggapi informasi percobaan penculikan terhadap Pinati (11), siswi SDN Mintin 2, Kecamatan Kahayan Hilir. Meskipun informasi diperoleh belum bisa dijadikan acuan, karena yang menyampaikan adalah anak di bawah umur, pihaknya akan serius menanggapi informasi tersebut dengan melakukan antisipasi.

"Ya benar kita dari Polsek sudah menerima informasi, dan keteragan sudah kita dapatkan dari korban," kata Kapolres Pulang Pisau, AKBP Budi S. Nasution melalui Kapolsek Kahayan Hilir, Ipda Sugiharso saat ditemui, Jumat Jumat (26/8/2016).

Sehubungan benar atau tidak benarnya informasi tersebut, kata Sugiharso pihaknya tetap melakukan penggalian informasi, dan sudah melakukan koordinasi dengan sekolah. "Karena informasi yang kita peroleh dari anak kecil, secara hukum masih belum bisa dipertanggungjawabkan, namun kita tetap lakukan antisipasi," ujarnya.

Sugiharso berjanji memberikan pengamanan ke sekolah-sekolah pada jam rawan. "Harapan kita juga sekolah dan orang tua untuk menjaga dan mengawasi anak-anak di saat jam-jam tertentu dengan  mengantar anak ke sekokah dan juga menjemput saat pulang," tambahnya.

Kapolsek juga berharap sekolah untuk perketat pengawasan siswa. "Kita meyakinkan siswa agar jangan sampai tidak turun sekolah, demikian juga keamanan sudah menjadi tanggung jawab orang tua yang ada di lingkungannya termasuk kita dari kepolisan," terang Kapolsek.

Demikian juga Kapolsek meminta Kades untuk selalu memantau kondisi yang ada di wilayahnya dengan informasi yang ada tersebut. "Kita berupaya siswa tidak boleh takut. Kta sudah minta keterangan korban, dan  kita sudah koordinasi dengan polres juga," katanya.

Kapolsek Sugiharso juga menginformasikan bahwa sejauh ini belum ada laporan anak yang hilang. "Walaupun kita yakin informasi yang kita terima, tapi kita tidak bisa petanggungwabkan secara hukum," terangnya. (DY/N).