BORNEONEWS, Palangka Raya - Perseteruan antara dua mahasiswi di Palangka Raya yang berawal dari seorang bellboy hotel, harus diselesaikan oleh Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng.
Konflik ini bermula dari pesan langsung (DM) Instagram antara KB (25), seorang bellboy, dan BU (21), seorang mahasiswi yang baru saja putus dari pacarnya.
DM tersebut diketahui oleh M (21), pacar KB, yang kemudian mengunggah foto BU di Instagram pribadinya dengan kata-kata yang tidak baik. Merasa dirugikan, BU kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ipda Shamsudin, atau yang akrab disapa Cak Sam, selaku Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng.
Cak Sam kemudian mempertemukan KB, BU, dan M untuk diberikan pembinaan dan dimediasi. Di hadapan Cak Sam, M mengungkapkan bahwa KB dan BU pernah berselingkuh sebelumnya dan telah diberi peringatan, namun kini kembali berhubungan.
"Ini kejadian yang kedua kalinya KB dan BU selingkuh pak. Dulu mereka ketahuan selingkuh tidur bareng di wisma sampai tiga kali dan sudah saya peringati jangan diulangi lagi, saya masih memaafkan. Sekarang kok berhubungan lagi, makanya saya sudah tidak tahan dan saya posting di medsos pak," terang M, Minggu, 13 Oktober 2024.
Cak Sam memberikan pembinaan kepada ketiga pihak agar tidak mengulangi perbuatannya dan tidak menyebarkan ujaran kebencian di media sosial.
"Masing-masing pihak menyadari kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi serta saling bermaafan. Posting-an M di Instagram juga telah dihapus," pungkasnya. (PATHUR/H)









