BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan acara Evaluasi dan Apresiasi Pembinaan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara. Acara ini berlangsung di Hotel Aquarius Palangka Raya dan dihadiri oleh 94 peserta yang merupakan perwakilan dari 47 lembaga yang telah dibina sejak tahun 2022 hingga 2024.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memberikan apresiasi kepada lembaga-lembaga yang telah berpartisipasi aktif dalam pengutamaan bahasa negara," kata Kepala Balai Bahasa Kalteng, Muhammad Muis dalam keterangan resminya pada Selasa, 15 Oktober 2024.
Sebanyak 22 lembaga sekolah, 15 lembaga pemerintah, dan 10 lembaga swasta telah mengikuti tahapan pembinaan yang diselenggarakan secara multitahun. Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara di berbagai ranah kehidupan, termasuk di lingkungan pendidikan, pemerintahan, dan sektor swasta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah untuk memartabatkan bahasa Indonesia di wilayahnya.
Muis menyampaikan pentingnya peran bahasa Indonesia sebagai identitas dan jati diri bangsa. Ia juga menekankan bahwa penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar harus terus ditingkatkan, terutama di ruang-ruang publik.
"Bahasa Indonesia harus ditempatkan di posisi yang paling atas dan dengan ukuran huruf yang lebih besar daripada bahasa lain," ujarnya.
Acara ini juga diisi dengan berbagai sesi evaluasi dan diskusi yang melibatkan para peserta. Mereka berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi selama proses pembinaan. Selain itu, para peserta juga mendapatkan materi mengenai kebijakan pembinaan bahasa dan sastra yang disampaikan oleh para ahli di bidangnya. Materi ini diharapkan dapat menambah wawasan dan semangat para peserta dalam mengutamakan bahasa negara di lembaga masing-masing.
Sebagai bentuk apresiasi, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah memberikan penghargaan kepada lembaga-lembaga yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam pengutamaan bahasa negara. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi lembaga-lembaga lain untuk lebih aktif dalam memartabatkan bahasa Indonesia.
"Kami berharap penghargaan ini dapat mendorong lembaga-lembaga lain untuk mengikuti jejak yang sama," tutur Muis lagi.
Kegiatan Evaluasi dan Apresiasi Pembinaan Lembaga ini merupakan salah satu langkah nyata Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya memartabatkan bahasa Indonesia. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat semakin meluas dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/j)









