PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo, mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan tubuh di tengah musim peralihan yang sedang melanda Kota Palangka Raya.

Musim peralihan ini ditandai dengan perubahan cuaca yang cepat, dari panas terik tiba-tiba hujan, yang berpotensi memicu berbagai penyakit.

"Masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan tubuh di musim peralihan ini. Perubahan cuaca yang cepat dari panas terik tiba-tiba hujan dapat memicu berbagai penyakit," ujar Andjar Hari Purnomo, Rabu, 16 Oktober 2024.

Andjar Hari Purnomo menyarankan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan bergizi.

Olahraga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan cuaca. Sementara itu, makanan bergizi dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga daya tahan tubuh.

"Untuk menjaga kesehatan tubuh, masyarakat dianjurkan untuk berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan bergizi. Olahraga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan cuaca. Sementara itu, makanan bergizi dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga daya tahan tubuh," jelas Andjar Hari Purnomo.

Andjar Hari Purnomo juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Lingkungan yang bersih dapat mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus.

Masyarakat juga dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah melakukan aktivitas di luar ruangan.

Dinkes Palangka Raya juga mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala sakit. Jangan menunda pengobatan karena dapat memperparah kondisi kesehatan.

"Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Lingkungan yang bersih dapat mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Masyarakat juga dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah melakukan aktivitas di luar ruangan," imbau Andjar Hari Purnomo. (PATHUR/H)