PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Warga di Jalan B.Koetin Induk Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria, Jumat malam 18 Oktober 2024 pukul 22.00 WIB.

Korban, yang diketahui berinisial HBB (65), ditemukan dalam keadaan membusuk di dalam rumahnya. Diduga, pria tersebut telah meninggal dunia lebih dari tiga hari.

Penemuan jenazah tersebut pertama kali dilakukan oleh Hamzah (40) bersama Abdul Halim (37), yang merupakan pengontrak ruko milik korban. Hamzah menuturkan, Halim merasa curiga karena HBB tidak terlihat keluar rumah selama dua hari. Padahal, korban biasanya selalu keluar untuk berbelanja atau membeli makanan.

"Mas Halim curiga kenapa sekitar 2 harian ini, bapak ga ada keliatan keluar dari rumahnya. Biasanya bapak selalu keluar belanja atau biasanya beli makan di tempat saya," terang Hamzah, Sabtu 19 Oktober 2024.

Keduanya kemudian mencium bau busuk yang menyengat dari dalam rumah korban. Karena merasa ada yang janggal, mereka mencoba mengecek kondisi HBB yang diketahui sering mengeluh sakit-sakitan.

"Sampai depan pintu rumah, kita tadi sudah mencium bau yang menyengat. Lalu kita coba panggil tidak ada jawaban, akhirnya kita buka pintu rumahnya dan melihat bapak sudah dalam kondisi membusuk dan terduduk di kursi plastik," bebernya.

Melihat kondisi tersebut, keduanya segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat dan selanjutnya ke pihak kepolisian.

Tidak berselang lama, Tim Gabungan dari Polresta Palangka Raya, Polsek Pahandut, Ditreskrimum Polda Kalteng, serta relawan dari ERP, Putra Pahandut, Emergency Fatmawati, dan LazisMU Kalteng tiba di lokasi kejadian.

Tim Inafis dari kepolisian melakukan olah TKP selama kurang lebih 30 menit. Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau yang mengarah ke tindak pidana.

"Hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau yang mengarah ke tindak pidana. Sementara tadi dari keterangan saksi diketahui korban tinggal seorang diri dan memang sering sakit-sakitan," ucap Kasat Reskrim, AKP Rian Permana.

Pihak kepolisian menemukan beberapa berkas penting, surat keterangan pemeriksaan dari rumah sakit, riwayat rujukan berobat, dan banyak obat-obatan yang dikonsumsi korban selama hidupnya.

"Untuk memastikan penyebab kematian korban, serta melengkapi pemeriksaan, jasad korban kita evakuasi dulu ke rumah sakit. Nanti kita tunggu hasil dari dokter Ahli Forensik untuk penyebabnya," pungkasnya. (PATHUR/H)