BORNEONEWS, Kotim - Kerajinan tangan dari bahan Ikan Jelawat menjadi produk andalan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kotawaringin Timur dalam beberapa tahun terakhir. Masih banyak potensi yang bisa dikembangkan, sayangnya SDM terbatas, dan perlu pembinaan lebih lanjut.

“Sejauh ini dukungan dan suport dari pemerintah daerah terhadap UMKM Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang terus berjalan, bahkan UMKM kami terus ikut dalam berbagai event di luar daerah. Nah dari lima UMKM yang ada di tempat kami, dua di antaranya sudah berkembang dan tiga lainnya mengikuti,” kata Lurah Baamang Tengah, Sufiansyah, Kamis (8/9/2016).

Menurut Sufianysah, di Baamang Hulu, masih banyak potensi UMKM yang bisa dikembangkan. Sebab, dukungan sumber daya alam sangat menguntungkan pelaku usaha. Hanya saja, saat ini sumber daya manusia, masih terbatas dan perlu pembinaan lebih lanjut. Upaya pemerintah kelurahan untuk mengembangkan potensi itu melalui program ibu-ibu PKK Kelurahan. Terutama bagi ibu rumah tangga yang belum memiliki pekerjaan, bisa ikut bergabung di dalamnya.

“Sejauh kami bersama ibu-ibu PKK serta para RT terus bekerjasama agar warga yang masih belum memiliki pekerjaan, bisa ikut bergabung di dalamnya. Jika program ini terus dikembangkan, masyarakat kami akan nyaman dan sejahtera,” ujarnya.

Pengelola UMKM Semangat Ibu Kelurahan Baamang Hulu, M Bahtiar mengatakan, saat ini produk yang paling diminati oleh masyarakat lokal adalah olahan makanan keripik dari bahan sayur kalakai dan keripik ikan jelawat. Selain itu, produk kerajinan makanan lain seperti abon jelawat, sisik jelawat menjadi browse, tulang jelawat, serta olahan ukiran kayu replika jelawat.

“Selain browse dari sisik jelawat, kerajinan tangan seperti tempat tisu, bunga, dan hiasan lain dari bahan sisik jelawat juga ada,” kata Bahtiar.

Saat ini lanjut Bahtiar, untuk pemasaran produk masih ditingakat local, untuk keluar daerah masih bersaing kreatifitas dan harga. Namun dia berharap melalui promosi dan terus dibantu oleh pemerintah daerah, pihaknya yakin produk UMKM olahan Semangat Ibu yang berlokasi di Jalan Baamang Hulu 1, RT 5 RW 2, Kelurahan Baamang Hulu, dapat dipasarkan hingga keluar daerah.

“Daerah lain sudah ada yang studi banding ditempat kita. Saat ini kita memerlukan bantuan untuk pengembangan, seperti peralatan dan permodalan. Kami ingin pemerintah derah dapat terus memberikan dukungan. Sehingga masyarakat ditempat kami dapat terus maju dan sehahtera,” harapnya. (RAFIUDIN/N).