PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Musibah kebakaran terjadi di Jalan Rajawali Ic, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Rabu, 1 Desember 2024, pukul 00.30 WIB hingga 01.45 WIB.

Laporan kejadian diterima oleh Koordinator Call Center 112 Palangka Raya, Sucipto. Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan kota dengan sigap merespon panggilan darurat dan tiba di lokasi kejadian dalam waktu 15 menit.

Laporan awal mengindikasikan kebakaran terjadi di rumah milik Sugianto (71 tahun). Dari keterangan saksi mata, Seryati (64 tahun) mengatakan rumah panggung yang terbakar tersebut dalam kondisi kosong atau tidak di huni.

Sucipto juga menerangkan, kejadian rumah kosong terbakar di Palangka Raya terakhir terjadi pada 30 Oktober 2024 di Jalan Rajawali IX, sedangkan di Petuk Katimpun sebuah rumah kosong nyaris terbakar.

"Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang, tim penyelidik dari kepolisian akan bekerja untuk menentukan asal mula api dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap insiden tersebut," kata Sucipto, Minggu, 1 Desember 2024.

Beruntungnya, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.  Tidak ada laporan mengenai korban meninggal dunia, luka bakar berat, sedang, ringan, maupun luka ringan lainnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materiil masih belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan asesmen untuk menghitung total kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran tersebut.  Proses pendataan kerusakan properti dan barang-barang milik Sugianto masih berlangsung.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan pemukiman padat. 

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memeriksa instalasi listrik serta peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan kebakaran.  Langkah-langkah pencegahan dini sangat krusial untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respon terhadap kejadian darurat, termasuk kebakaran.

"Kami juga akan terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran," pungkasnya. (PATHUR/H)