PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah telah melaksanakan Peluncuran Buku Cerita Anak Dwibahasa tahun 2024 secara daring pada Kamis, 12 Desember 2024.

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk para pendidik, orang tua, dan pemerhati bahasa. Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya Balai Bahasa untuk mendukung literasi dan pengenalan bahasa daerah kepada anak-anak sejak dini.

Kasubbag Umum Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, R Hery Budhiono, secara resmi meluncurkan 75 buku cerita anak dwibahasa yang telah disusun sepanjang tahun 2024.

"Kami sangat bangga dapat meluncurkan buku-buku ini yang diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan hiburan bagi anak-anak," ujar Hery dalam sambutannya.

Buku cerita anak dwibahasa ini disusun dengan tujuan untuk memperkenalkan bahasa daerah kepada anak-anak sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia mereka.

"Dengan buku-buku ini, kami berharap anak-anak dapat lebih mengenal dan mencintai bahasa daerah mereka," tambah Hery.

Buku-buku ini juga diharapkan dapat menjadi alat bantu bagi para guru dalam mengajar bahasa daerah di sekolah.

Peluncuran buku ini juga merupakan bagian dari program revitalisasi bahasa dan sastra daerah yang telah dilakukan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah selama beberapa tahun terakhir.

"Kami terus berupaya untuk melestarikan bahasa dan sastra daerah melalui berbagai kegiatan, termasuk penerbitan buku cerita anak dwibahasa ini," jelas Hery.

Acara peluncuran ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Para peserta yang hadir secara daring menyampaikan apresiasi mereka terhadap upaya Balai Bahasa dalam mendukung literasi dan pelestarian bahasa daerah.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini dan berharap buku-buku ini dapat bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat luas," kata Syarah Veniaty, salah satu penulis dari 75 buku yang diterbitkan.

Dengan peluncuran buku cerita anak dwibahasa ini, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan pelestarian bahasa daerah di Indonesia. (TESTI PRISCILLA/H)