BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Gloriana Aden, menyampaikan keprihatinan mendalam atas tingginya angka kebakaran rumah kosong yang terjadi di tahun ini.
Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi, namun juga menimbulkan keresahan. Dia mengungkapkan, dari sejumlah kasus yang telah ditangani, pihaknya menduga kuat adanya unsur kesengajaan di balik kebakaran tersebut.
Tindakan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab ini tentu sangat disayangkan dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota.
"Kami melihat ada indikasi kuat bahwa kebakaran ini bukan semata-mata akibat faktor alam atau kelalaian. Ada pihak-pihak tertentu yang sengaja melakukan tindakan tersebut," katanya, Selasa, 17 Desember 2024.
Pihaknya saat ini tengah bekerja sama dengan kepolisian untuk mengungkap motif di balik serangkaian kebakaran rumah kosong ini. Selain itu, DPKP juga meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan kebakaran.
"Kami berharap masyarakat dapat turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran. Laporkan segera jika melihat adanya aktivitas mencurigakan di sekitar rumah kosong," imbau Gloriana.
Dia juga mengimbau pemilik rumah kosong untuk lebih memperhatikan kondisi bangunannya. Pastikan tidak ada benda mudah terbakar yang tertinggal dan lakukan pembersihan secara berkala. Dengan upaya bersama, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir. (HENDRI/H)
Maraknya Kebakaran Rumah Kosong di Palangka Raya Jadi Sorotan
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sudah 1.379 Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar
Musim Kemarau, Harga Kalakai di Palangka Raya Naik Jadi Rp8 Ribu per Ikat
Bantuan Pangan Bulog Menjangkau Lima Kecamatan di Palangka Raya
Wakil Wali Kota Palangka Raya Turun Padamkan Api di Jalan Saluang BeluM
Nenie Minta Pemko Selamatkan Stigma Kota Tercemar yang Menghantui Palangka Raya
Aspirasi Palangka Raya Bukan Sekadar Infrastruktur, Keselamatan hingga Karhutla Jadi Perhatian
Komentar (0)
Memuat komentar…







