PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II di Kota Palangka Raya masih menyisakan sejumlah kendala.

Berdasarkan data yang dihimpun, hingga tanggal 27 Desember 2024, terdapat enam formasi yang masih belum terisi oleh pelamar.

Formasi-formasi yang dimaksud adalah Penata Layanan Operasional untuk kantor kelurahan Tumbang Tahai, Banturung, Habaring Hurung, dan Puskesmas Kalampangan.

Selain itu, posisi Guru Prakarya dan Kewirausahaan serta Guru PPKN juga masih kosong.

Plt Kepala BKPSDM Palangka Raya, Mardian Ardi, menyayangkan minimnya minat pelamar pada formasi-formasi tersebut. Padahal, kebutuhan akan tenaga kerja di bidang-bidang tersebut cukup tinggi.

“Sangat disayangkan, karena formasi yang dibuka ini sangat dibutuhkan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini,” katanya, Minggu, 29 Desember 2024.

Minimnya pelamar pada formasi tertentu ini diduga disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya sosialisasi, persyaratan yang dianggap terlalu tinggi, atau mungkin karena kurangnya minat masyarakat terhadap bidang-bidang tersebut.

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui BKPSDM akan terus berupaya untuk mengisi formasi-formasi yang masih kosong tersebut. Berbagai upaya sosialisasi akan ditingkatkan agar masyarakat lebih mengetahui tentang peluang kerja yang ada. (HENDRI/H)