BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Kerja Pengelola Laman dan Media Sosial Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat penting untuk membahas strategi pengoptimalan penggunaan media sosial dan laman resmi Balai Bahasa. Rapat ini dipimpin oleh Widyabasa Ahli Pertama, Ai Gumiar dan diadakan di Aula Parawei.
Seluruh anggota tim yang terdiri atas Ferdiyanto Imamat Rajani Susilo, Afifah Nada Putri Ramadhani, Anisa Fitriani, Natasya Atmim Maulida, Ridzaty Almira dan Farhan Rusli, turut hadir dan aktif memberikan sumbangsih pemikiran. Diskusi berfokus pada langkah-langkah strategis untuk meningkatkan jangkauan media sosial dan laman agar dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat di Kalimantan Tengah.
"Dalam rapat ini tim kerja yang mengelola enam akun media sosial, yaitu laman Balai Bahasa, Instagram, X, Facebook, TikTok, dan YouTube, berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam mempromosikan dan meningkatkan perwajahan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah," kata Ai Gumiar dalam rilisnya pada Jumat, 14 Februari 2025.
Langkah-langkah yang dibahas dalam rapat meliputi pembinaan, sosialisasi, dan publikasi bahasa dan sastra Indonesia, daerah, dan asing. Hal ini sejalan dengan amanat Trigatra Bangun Bahasa: Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing. Muatan dan substansi yang dirancang tim kerja juga berkaitan erat dengan tugas pokok dan fungsi Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.
"Tim kerja berkomitmen untuk mendukung Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menjadi lembaga pemerintah yang Bermartabat, Bermanfaat, Akuntabel, dan Profesional," tuturnya.
--page
Mereka selalu berupaya memberikan layanan terbaik dan konten menarik melalui platform digital yang dikelola.
Dengan strategi yang matang dan kolaborasi seluruh anggota tim, diharapkan optimalisasi media sosial dan laman Balai Bahasa dapat meningkatkan akses informasi dan pemahaman bahasa serta sastra kepada masyarakat Kalimantan Tengah secara luas dan efektif. (TESTI PRISCILLA/Y)









