KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kapuas kembali menunjukkan perannya dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bulan Ramadan. 

Tahun ini, KADIN Kapuas dilibatkan dalam penyelenggaraan Pasar Ramadan 1446 H yang berlokasi di Jalan Maluku, kawasan Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas.

Ketua KADIN Kapuas, Supenpri usai pembukaan Pasar Ramadan ini pada Sabtu, 1 Maret 2025 menegaskan bahwa keberadaan pasar ini menjadi berkah bagi para pelaku UMKM, terutama yang tergabung dalam Lapak 21 Kuala Kapuas dan binaan KADIN Kapuas.

"Kami berterima kasih karena tahun ini KADIN kembali dilibatkan dalam Pasar Ramadan. Biasanya kami memang selalu berperan, tetapi ada tahun-tahun di mana kegiatan ini tidak diselenggarakan karena bergantung pada kondisi keuangan daerah," ujar Supenpri.

Tak hanya itu, KADIN Kapuas bersama Pemkab Kapuas juga menginisiasi sistem kupon belanja bagi SKPD untuk membantu meningkatkan daya beli di Pasar Ramadan. 

Setiap hari, ASN dari berbagai instansi dijadwalkan berbelanja menggunakan kupon senilai Rp20 ribu, yang harus digunakan di lapak-lapak tertentu sesuai dengan nomor yang telah ditetapkan.

"Setiap harinya, rata-rata sekitar Rp3 juta akan tersalurkan melalui kupon ini. Jadi, setidaknya UMKM bisa mendapatkan sekitar Rp60 ribu per hari untuk menutup modal awal mereka. Kami ingin memastikan tidak ada pedagang yang rugi karena kami sering melihat ada dagangan teman-teman UMKM yang tidak habis terjual," jelas owner Lapak 21 Kuala Kapuas ini.

Dengan adanya skema ini, KADIN Kapuas berharap pelaku UMKM di Pasar Ramadan bisa lebih berkembang dan mendapatkan keuntungan yang merata.

"Kami ingin menciptakan keseimbangan dalam transaksi, sehingga setiap pedagang punya peluang yang sama untuk mendapatkan pembeli," ujarnya.

Selain itu, dia juga mengapresiasi adanya wacana dari Pemkab Kapuas yang akan melibatkan Perusahaan Besar Swasta (PBS) dalam kegiatan seperti ini untuk mendukung UMKM.

"Saya berterima kasih kepada Pak Dodo, Wakil Bupati Kapuas, yang akan melibatkan PBS untuk membantu pembinaan UMKM kita. Mudah-mudahan tahun depan mereka lebih bersemangat karena dengan keterlibatan ini, produk mereka bisa lebih laku," pungkasnya. (DODI/H)