BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Februari 2025, Provinsi Kalteng secara month-to-month (m-to-m) mengalami deflasi sebesar 0,46 persen.
Plh Karo Ekonomi Setda Provinsi Kalteng Fanny Kartika Octavianti mengingatkan pentingnya antisipasi kenaikan harga walaupun terjadi deflasi.
Dia menambahkan pemerintah daerah beberapa hari yang lalu pihaknya melakukan pemantauan harga ke pasar di Palangka Raya.
“Alhamdulillah, harga bahan pokok masih stabil. Namun, jajaran Pemprov Kalteng juga tetap mengantisipasi kemungkinan adanya kenaikan harga," tutur Fanny, baru baru ini.
Terutama untuk kemungkinan kenaikan komoditas rentan sepertihalnya daging ayam ras, menjelang bulan Ramadan.
--page
Ia menilai pemantauan penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terjangkau selama periode tersebut, yang biasanya diikuti dengan lonjakan permintaan. (HERMAWAN DP/Y)








