PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah (Kalteng) telah mengidentifikasi tiga komoditas utama yang menjadi penyebab inflasi di Kota Palangka Raya pada tahun 2025, yaitu emas perhiasan, kangkung, dan beras. 

Kenaikan harga pada ketiga komoditas ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan inflasi di wilayah tersebut.

Menurut pernyataan Kepala BI Perwakilan Kalteng Yuliansah Andrias, inflasi perhiasan dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah meningkatnya permintaan emas sebagai aset save haven.

Sedangkan untuk komoditas kangkung akibat meningkatnya permintaan, dan beras karena faktor belum masuknya periode masa panen.

"Untuk mengatasi inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga komoditas tersebut, pemerintah daerah telah mengambil langkah menjalin kerja sama dengan daerah penghasil komoditas untuk memastikan pasokan yang stabil dan harga yang terjangkau," katanya, Kamis, 6 Maret 2025.

Selain itu, pihaknya dengan pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan rutin terhadap harga komoditas di pasar, serta menindak tegas praktik spekulasi atau penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga. (MARINI/H)