BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Program Kampung Iklim (ProKlim) di Hotel Alltrue, Palangka Raya, Kamis, 13 Maret 2025.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, Noor Halim, menyampaikan bahwa ProKlim telah berjalan sejak 2012 sebagai bagian dari kebijakan nasional dalam pengendalian perubahan iklim.
Ia menjelaskan bahwa hingga 2024, sekitar 11.000 lokasi ProKlim telah terdaftar di seluruh Indonesia. "Di Kalimantan Tengah sendiri, sejak 2015 terdapat 193 kampung iklim yang telah masuk dalam Sistem Registri Nasional," ujarnya.
Acara ini dihadiri camat dari berbagai kecamatan, perwakilan DLH kabupaten/kota, serta perangkat desa dan warga yang aktif dalam ProKlim.
Pada 2025, DLH Kalteng bersama Yayasan Penabulu akan mengadakan studi banding bagi 15 desa kampung iklim guna meningkatkan kapasitas mereka dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
--page
"Dengan adanya kegiatan ini, kampung iklim di Kalimantan Tengah diharapkan semakin berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan kebijakan lingkungan berkelanjutan," tutup Noor Halim. (HERMAWAN DP/Y)









