BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin, melaksanakan kegiatan reses perorangan di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat pada Sabtu, 5 April 2025.  

Kegiatan reses ini merupakan bagian dari upaya wakil rakyat untuk menampung aspirasi dan menyerap permasalahan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihannya.

Dalam kegiatan reses tersebut, Riska Agustin berkesempatan berdialog langsung dengan masyarakat Kotawaringin Lama. Ia mendengarkan berbagai keluhan, usulan, dan harapan masyarakat terkait pembangunan dan kesejahteraan di wilayah tersebut. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya secara terbuka dan langsung kepada wakil rakyat mereka.

Aspirasi yang disampaikan masyarakat Kotawaringin Lama tergolong beragam, namun sebagian besar masih berfokus pada isu-isu yang bersifat umum.

"Aspirasi yang paling banyak disampaikan adalah terkait peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat," ungkap Riska.

--page

Terkait infrastruktur, masyarakat banyak meminta perbaikan dan peningkatan jalan, jembatan, serta fasilitas umum lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan infrastruktur masih menjadi salah satu hal penting bagi masyarakat.

Selain infrastruktur, aspirasi yang juga banyak disampaikan adalah terkait pemberdayaan keterampilan ibu rumah tangga. Masyarakat berharap agar pemerintah dapat memberikan pelatihan dan pendampingan kepada ibu rumah tangga agar mereka mampu berwirausaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Hal ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap peningkatan ekonomi keluarga dan pemberdayaan perempuan. Riska Agustin menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang telah disampaikan akan ditindaklanjuti dan disampaikan kepada pemerintah daerah. Ia berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi tersebut agar dapat diwujudkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kotawaringin Lama.

"Kegiatan reses ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah," pungkasnya. (PATHUR/y)