BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengamat Ekonomi Bidang Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, menekankan pentingnya koordinasi intensif antara Tim Pengendali Inflasi Daerah atau TPID dengan instansi terkait serta Badan Urusan Logistik atau Bulog untuk mengatasi tantangan inflasi di Kalimantan Tengah. Dalam pandangannya, sinergi yang baik antara instansi ini menjadi kunci utama untuk menekan kenaikan harga barang dan jasa yang terjadi secara rutin.
Menurut Rawing Rambang, pengendalian inflasi sebenarnya bukanlah hal baru bagi pemerintah daerah. Ia menyebut bahwa pekerjaan mengatasi inflasi adalah tugas berulang yang seharusnya sudah dipahami oleh pemerintah daerah.
"Pemerintah daerah harus lebih paham komoditas mana saja yang menjadi perhatian ketika inflasi terjadi setiap bulan," kata Rawing pada Jumat, 11 April 2025.
Selain itu, Rawing juga menyoroti pentingnya keterlibatan berbagai sektor, seperti Dinas Perdagangan, Bulog, serta transportasi. Menurutnya, ketiga sektor tersebut memainkan peran vital dalam memastikan kelancaran distribusi barang agar harga tetap stabil. Ia menilai bahwa dengan koordinasi yang efektif, inflasi sebenarnya dapat dicegah, bahkan diatasi sebelum menjadi masalah serius.
Rawing juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur baru. Ia percaya bahwa strategi yang tepat dari kepala daerah akan mampu menekan inflasi dengan lebih efektif.
"Kami pasti mendukung setiap kebijakan dari kepala daerah untuk menekan inflasi ini," kata Dosen Universitas Kristen Palangka Raya ini.
Kondisi inflasi di Kalimantan Tengah menjadi perhatian serius, terutama karena dampaknya yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman dan data yang ada untuk menciptakan kebijakan yang lebih terstruktur, serta mampu mengidentifikasi potensi permasalahan secara dini.
"Dengan koordinasi yang intensif dan kebijakan yang tepat, kita optimistis bahwa inflasi di Kalimantan Tengah dapat dikendalikan. Ia berharap pemerintah daerah tidak hanya bertindak reaktif tetapi juga proaktif dalam menjaga stabilitas harga di wilayah ini," tutur Mantan Kepala Dinas Perkebunan Kalteng ini lagi. (TESTI PRISCILLA/j)









