PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen dalam mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi atau ZI-WBK. Pada kesempatan ini, Balai Bahasa mengadakan rapat sosialisasi sejumlah program penting, yang dihadiri oleh seluruh pegawai, termasuk tenaga alih daya. Kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan integritas dan profesionalisme di lingkungan kerja.

Kepala Balai Bahasa Kalteng, Sukardi Gau, mengungkapkan bahwa acara ini mencakup berbagai agenda sosialisasi, antara lain Sosialisasi Survei Penilaian Integritas atau SPI, Sosialisasi Anti Gratifikasi, Sosialisasi Whistle Blowing System atau WBS, serta Sosialisasi Rencana Aksi Pembangunan ZI-WBK.

"Langkah-langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen kami untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi," kata Sukardi Gau pada Selasa, 29 April 2025.

Selain itu, Balai Bahasa juga mengadakan sosialisasi mengenai Pemilihan Pegawai Berprestasi, yang bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada pegawai yang berkontribusi positif. Menurut Sukardi, penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja dan integritas dalam melaksanakan tugas.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai program-program terkait, tetapi juga untuk mendorong partisipasi aktif dari seluruh pegawai. Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan implementasi ZI-WBK dapat berjalan secara efektif dan menghasilkan perubahan yang signifikan dalam sistem kerja.

Lebih lanjut, Sukardi Gau menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai integritas dalam setiap aspek pekerjaan. Ia menyatakan bahwa Zona Integritas bukan hanya sekadar jargon, tetapi sebuah komitmen nyata yang harus diwujudkan bersama.

"Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi ini," tambahnya.

Dengan adanya rapat sosialisasi ini, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan langkah nyata dalam mengimplementasikan nilai-nilai integritas di lingkup kerja. Program ini menjadi bukti keseriusan lembaga tersebut dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani.(TESTI PRISCILLA/j)