PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam peringatan May Day 2025, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Cabang Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya menjaga kondisi yang kondusif bagi keberlanjutan industri kelapa sawit.

Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalteng, Rawing Rambang, menjelaskan bahwa stabilitas dan hubungan yang harmonis antara pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja akan membantu industri kelapa sawit berkembang lebih baik.

“Ketika semua pihak bekerja sama, produktivitas meningkat, kesejahteraan pekerja terjamin, dan keberlanjutan industri tetap terjaga,” ujarnya kepada Borneonews pada Jumat, 2 Mei 2025.

GAPKI telah lama berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan industri kelapa sawit. Dengan adanya kondisi yang kondusif, para pekerja bisa bekerja dengan optimal, sedangkan pelaku usaha dapat terus berinvestasi dalam inovasi dan peningkatan kualitas produksi.

Dalam acara May Day tahun 2025 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Provinsi Kalimantan Tengah kemarin, GAPKI menunjukkan dukungannya dengan memberikan bingkisan kepada serikat pekerja sebagai tanda penghargaan atas peran mereka dalam industri.

--page

“GAPKI berharap bahwa suasana harmonis ini dapat terus dipelihara agar industri kelapa sawit tetap menjadi sektor yang berkontribusi bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,“ kata Mantan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng ini lagi.

Peringatan May Day pun semakin mempertegas bahwa sinergi antara semua pihak adalah kunci bagi keberlanjutan industri kelapa sawit di Kalimantan Tengah dan Indonesia secara keseluruhan.(TESTI PRISCILLA/y)