PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelapa sawit selama ini dikenal sebagai bahan utama minyak goreng. Namun, dalam sebuah workshop yang digelar di Surabaya, bahan ini terbukti bisa diolah menjadi berbagai makanan lezat seperti dodol, brownies, hingga kue bangkit. Pandu, seorang mahasiswa, mengungkapkan kekagumannya usai mencicipi dodol berbahan dasar saripati sawit.

Workshop bertema "Produksi Bolu, Keripik, Kue Kering, Selai, Rendang, dan Dodol Berbahan Dasar Kelapa Sawit" ini berlangsung di Lee Cuisine Hotel Leedon Surabaya. Acara yang diselenggarakan oleh Elaeis Media Group dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP tersebut menghadirkan 50 peserta dari kalangan pelaku UMKM, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan praktisi kuliner.

“Selain diberikan teori mengenai potensi kelapa sawit sebagai bahan pangan, peserta juga berkesempatan mempraktikkan langsung pembuatan berbagai makanan berbasis sawit. Indobake, sebagai penyedia peralatan baking profesional, turut mendukung kegiatan ini dengan menyediakan alat-alat modern untuk para peserta,“ kata Kepala Divisi UKMK BPDP, Helmi Muhansah dalam rilisnya pada Kamis, 22 Mei 2025.

Helmi menegaskan bahwa kelapa sawit memiliki manfaat luas, tidak hanya sebagai penyumbang devisa tetapi juga sebagai solusi pangan bagi UMKM.

"Dari sawit, UMKM bisa menciptakan produk pangan yang sehat, berdaya saing, dan berpeluang ekspor," ujarnya usai mencicipi makanan hasil workshop.

--page

Sementara itu, CEO ELAEIS Media Group, Warsito Teguh, menyampaikan bahwa masyarakat perlu mengubah cara pandang mereka terhadap kelapa sawit.

“Sawit ini luar biasa. Selama ini kita hanya mengenalnya sebagai minyak goreng, padahal ada banyak potensi yang bisa dikembangkan lebih kreatif dan sehat,” kata Warsito.

Dengan adanya inovasi berbasis sawit, UMKM diharapkan semakin berkembang dan mampu menembus pasar global. (TESTI PRISCILLA/y)